Citayam Fashion Week Bak Jamur Merambah Ke Sejumlah Daerah

Viralnya kawasan Dukuh Atas sebagai destinasi Citayam Fashion Week ini bermula dari beredarnya video-video wawancara di media sosial (medsos).

Citayam Fashion Week, aksi peragaan busana di zebra cross

Dalam banyak video yang beredar, terlihat para anak-anak muda yang tengah asyik ‘nongkrong’ di kawasan tersebut. Dari video-video viral tersebut, muncul sederet nama yang menarik perhatian masyarakat, seperti Kurma, Bonge, Jeje Slebew, Roy, dan Alpin yang semuanya berasal dari daerah sekitar Jakarta.

Citayam Fashion Week adalah aksi peragaan busana di zebra cross kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Layaknya bak Paris Fashion Week yang terkenal, para ‘model’ berlenggak-lenggok mengenakan busana khasnya sambil menyeberangi jalan.

Saat ini daerah Dukuh Atas menjadi sangat ramai setelah viral Citayam Fashion Week.  Tidak hanya jadi tempat remaja dari penyangga Jakarta ngongkrong dan cari hiburan, namun juga pejabat dan kalangan menegah atas, hingga artis membuat konten disitu,

Memang, Citayam Fashion Week itu semacam ruang ekspresi bagi remaja yang berasal dari pinggiran Jakarta.

Tidak sedikit para pesohor Tanah Air mulai dari artis, YouTuber, brand, model profesional hingga para influencer yang mampir turun ke jalan Stasiun MRT Dukuh Atas, Sudirman dan ikut meramaikan.

Jadi Tren, Citayam Fashion Week Diadaptasi Sejumlah Daerah

Citayam Fashion Week menjadi tren di Indonesia, tak hanya di lingkup Jakarta, namun juga merambah kota-kota lain. Terbukti, sejumlah daerah juga menggelar kegiatan serupa. Anak-anak muda tampil adu kreativitas dalam bergaya busana, kemudian memamerkannya di jalanan kota.

Baca Juga:   Ramai-ramai Tolak Gubernur DKI Ditunjuk Prsiden

Namun, tidak semua kegiatan urban street fashion itu mendapat tanggapan positif seperti yang terjadi di Jakarta. Banyak yang menganggap masyarakat di daerah lain tersebut latah dan hanya ikut-ikutan tren yang sedang berkembang. Di samping itu, isu mengganggu lalu lintas juga banyak dikemukakan oleh warganet.

Bandung

            Sebuah merek fesyen di Bandung, Tootsie, juga mengadakan ajang fashion show jalanan seperti di Jakarta. Kegiatan itu disebut Braga Fashion Week, karena digelarnya di trotoar juga zebra cross yang membelah pertigaan Jalan Braga dan Asia Afrika. Perbedaannya dengan Citayam Fashion Week, apa yang digelar di Bandung ini lebih tertata dan berkonsep.

Surabaya

            Muda-mudi pembuat konten di Surabaya juga menggelar kegiatan serupa di Jalan Tunjungan. Mereka menunjukkan aksinya di depan Mal Pelayanan Publik di Gedung Siola. Lokasi ini dipilih, karena telah menjadi ikon tersendiri bagi Kota Surabaya. Tak hanya kreator konten dari Surabaya, pembuat konten dari daerah lain di Jawa Timur juga diajak serta dalam kegiatan itu. Rencananya kegiatan fashion show di Jalan Tunjungan ini akan terus dilakukan untuk ke depannya.

Malang

Di Kota Malang, Jawa Timur, kegiatan sejenis Citayam Fashion Show juga digelar di kawasan Kayutangan Heritage. Seperti di lokasi-lokasi lain, Kayutangan Street Style ini juga memanfaatkan zebra cross sebagai catwalk mereka.

Baca Juga:   Fraksi PDIP Backup Effendi Simbolon ke MKD DPR

Sukabumi

Sekelompok remaja di Sukabumi juga mengikuti tren urban street fashion seperti yang sedang manjadi tren di berbagai daerah saat ini. Mereka melakukannya di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di depan mal yang berada di kawasan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Layaknya model profesional, remaja-remaja itu menyeberang jalan raya dengan berlenggak-lenggok dalam balutan busana yang warna-warni.

Jogja

Berbeda dengan tren urban street fashion yang ada di kota lain, di Yogyakarta ajang pamer gaya busana di jalanan ini dilakukan oleh kalangan perempuan remaja dan dewasa. Mereka tampil percaya diri dengan mengusung tema tradisional dalam Malioboro Fashion Week. Mengenakan kebaya yang dipadukan dengan kain batik dan alas kaki berbagai jenis, sekumpulan perempuan ini terlihat elegan, seperti baru saja keluar dari gedung menghadiri pesta pernikahan. (net)*