Daerah  

Hmi Cabang Kendari Demo Protes Kenaikan Harga BBM Dan Proyek Kantor Gubernur Sultra 400 M

Kendari – Himpunan mahasiswa Islam Cabang Kendari gelar aksi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan protes akan adanya pembangunan gedung baru gubernur Sulawesi tenggara (Sultra) Minggu, (4/9/2022).

Demo yang berlangsung di Jl. Saranani, Korumba Kota Kendari diikuti Sejumlah mahasiswa dari beberapa kampus yang tergabung dalam organisasi himpunan Mahasiswa Islam, dimana menuntut penolakan kenaikan bahan bakar minyak dan penolakan pembangunan gedung baru gubernur Sulawesi tenggara (Sultra) yang menelan anggaran 400 milyar.

“Jika Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi naik bukan hanya berdampak pada barang dan jasa tetapi kebutuhan mendasar lainnya, Kasihan masyarakat jika dijadikan tumbal pemerintah harus membuka hati serta jangan membuat kebijakan yang jauh dari kesejahteraan dan keadilan masyarakat.” Ungkapnya, Hendra Selaku Korlap.

Selain kenaikan bahan bakar minyak sebagai isu nasional himpunan mahasiswa Islam cabang Kendari memprotes proyek Pembangunan gedung gubernur baru Sulawesi tenggara (Sultra) mereka menganggap hal tersebut hanya membuang-buang anggaran.

“Jika alasan mempermudah kordinasi dilingkup organisasi perangkat daerah (OPD), alangkah baiknya kami menyarankan dana tersebut dialokasikan untuk memperbaiki jalan provinsi yang rusak parah. Apalagi ada rakyat Sulawesi tenggara yang tidur di jalan karena mobilnya tidak bisa melewati jalan tersebut , dan pembangunan gedung gubernur tidak sesuai dengan tagline Alimazi Lukman yaitu gerakan pembangunan daratan dan kepulauan (Garbarata)”. Ujar Fadri laulewulu.

Baca Juga:   Catat! Jadwal Aturan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2024: Pentingnya Patuhi Peraturan untuk Kelancaran dan Keselamatan

Ali Mazi menjelaskan, kantor gubernur yang digunakan saat ini, sangat tidak layak, sehingga harus dibangun yang lebih representatif sebagai pusat aktivitas Pemerintahan Provinsi Sultra.

“Pembangunan gedung baru dengan fasilitas modern adalah untuk memberi kenyamanan dan kinerja aparatur pemerintah daerah dalam melayani masyarakat.” Ungkap Ali mazi.

Walau bagaimanapun alasannya himpunan mahasiswa Islam cabang Kendari menolak dengan tegas kenaikan bahan bakar minyak (BBM) Dan paling penting pembangunan Mega proyek gedung baru gubernur Sulawesi tenggara (Sultra).

Laporan Awal Kurniawan