Beranda / Nusa Tenggara / Kekeringan Landa 227 Desa di NTB, 263 Ribu Warga Terdampak

Kekeringan Landa 227 Desa di NTB, 263 Ribu Warga Terdampak

Bencana kekeringan di Nusa Tenggara Barat meluas hingga 227 desa, berdampak pada 263.310 warga. BPBD NTB telah menyalurkan 3 juta liter air bersih.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan bahwa bencana kekeringan yang melanda wilayah tersebut terus meluas hingga 10 September 2026. Sebanyak 227 desa dan kelurahan yang tersebar di 66 kecamatan di 9 kabupaten/kota kini mengalami krisis air bersih.

Peristiwa ini berdampak langsung pada 84.837 kepala keluarga atau setara dengan 263.310 jiwa. Pemerintah daerah telah merespons kondisi ini dengan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 3 juta liter untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin, menjelaskan bahwa eskalasi kekeringan memaksa pemerintah daerah menetapkan status siaga dan tanggap darurat. Hingga saat ini, enam kabupaten/kota telah menetapkan status siaga darurat kekeringan, sementara tiga kabupaten lainnya telah meningkatkan status menjadi tanggap darurat.

Tiga daerah yang berstatus tanggap darurat kekeringan adalah Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, dan Kabupaten Bima. Di Sumbawa Barat, kekeringan melanda 8 desa, sementara di Sumbawa tercatat 25 desa terdampak, dan di Bima mencapai 43 desa.

Status Darurat di Berbagai Wilayah

Selain tiga daerah tersebut, wilayah lain yang berstatus siaga darurat meliputi Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Dompu, dan Kota Bima. Di Lombok Timur, jumlah warga terdampak tercatat paling tinggi dengan 92.950 jiwa dari 41 desa.

BPBD NTB terus memantau perkembangan situasi di lapangan untuk memastikan distribusi air bersih berjalan lancar. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi agar masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Laman: 1 2

Baca Selanjutnya
Kekeringan Landa 227 Desa di NTB, 263 Ribu Warga TerdampakNusa Tenggara · 2 jam yang lalu

Berita Terkait