“Selama penerbangan, second in command (SIC atau kopilot) memberi tahu pilot in command (PIC atau pilot) bahwa dia tidak istirahat cukup sebelumnya,” tulis KNKT.

Pesawat berangkat dari Jakarta ke Kendari pukul 03.14 WIB. Di jam terbang tersebut, pilot mempersilakan kopilot untuk istirahat, kopilot pun tertidur selama 30 menit di kokpit.

Saat kopilot tidur, pilot mengambil alih tugas kopilot sebagai pilot monitoring (PM) sekalian menjalankan tugas utamanya sebagai pilot flying (PF).

Singkat cerita, pukul 07.11 waktu lokal, pesawat itu mendarat di Kendari. Di sana, pilot dan kopilot makan mie instan kemasan gelas (cup) di kokpit.

Pukul 00.05 UTC atau 08.05 waktu lokal, pesawat itu kembali terbang dari Kendari menuju Jakarta alias penerbangan balik lagi, dengan nomor penerbangan BTK6723. Namun dalam penerbangan kali ini, pilot bertindak sebagai pilot monitoring (PM) dan kopilot yang tadi sudah tidur bertindak sebagai pilot flying (PF).

Saat penerbangan balik yakni dari Kendari menuju Jakarta, pilot meminta izin ke kopilot untuk bergantian istirahat. Pilot pun terbangun pukul 01.22 UTC atau 09.22 waktu lokal, ketika bangun pilot menawarkan kopilot apakah mau tidur juga, kemudian kopilot menjawab bahwa dia tidak ingin istirahat.