“Dan kemudian PIC (pilot) melanjutkan tidurnya,” tulis KNKT.
Saat pilot kembali tidur, kopilot yang mengambil alih tugas pilot, meminta Pusat Kontrol Area atau Area Control Center (ACC) Makassar untuk terbang menuju 250 derajat. ACC Makassar menginstruksikan pesawat untuk menghubungi ATC Jakarta atau ACC Jakarta.
Pukul 01.43.42 UTC, kopilot readback (prosedur penerbangan membaca kembali) instruksi Area Control Center (ACC) Jakarta. Namun beberapa saat kemudian, kopilot ini tertidur secara tidak sengaja.
Jadi, keduanya pun tertidur. Pilot dan kopilot tertidur selama 28 menit.
“Pukul 02.11 UTC atau 28 menit setelah transmisi terakhir terekam dari SIC (kopilot), PIC (pilot) terbangun dari tidur dan sadar bahwa pesawat sudah tidak lagi berada di jalur penerbangan yang benar,” tulis KNKT.
Apa alasan keduanya tertidur saat penerbangan balik? KNKT menduga mereka tertidur karena kelelahan.
Pilot itu berusia 32 tahun, berasal dari Indonesia. Dia punya lisensi ATPL, mengantongi 6.304 jam terbang. Kopilot adalah pria 28 tahun, berkewarganegaraan Indonesia, mengantongi 1.665 jam terbang. Sehari sebelumnya, dia kurang tidur karena baru saja pindah rumah dan terkadang tidak tidur nyenyak karena membantu istrinya menjaga bayinya.
Tinggalkan Balasan