Panglima TNI juga menekankan pentingnya kerjasama antara aparat keamanan dengan masyarakat Papua dalam upaya penindakan terhadap Organisasi Papua Merdeka (OPM). Dia menegaskan bahwa penanganan konflik di Papua tidak hanya dapat dilakukan melalui pendekatan militer semata, tetapi juga melalui pendekatan yang bersifat inklusif, yang melibatkan partisipasi aktif dan dukungan dari masyarakat setempat.

“Kami percaya bahwa penyelesaian masalah di Papua tidak hanya dapat dilakukan dengan kekuatan militer semata, tetapi juga melalui pendekatan yang inklusif dengan melibatkan peran serta masyarakat setempat. Kami akan terus mengupayakan dialog dan komunikasi yang konstruktif untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan di wilayah tersebut,” tambahnya.

Dengan demikian, selain tindakan keras terhadap kelompok-kelompok bersenjata, pemerintah juga akan terus berupaya untuk membangun dialog yang konstruktif dengan berbagai pihak terkait guna mencari solusi yang berkelanjutan untuk masalah di Papua.