Dia menjelaskan, persoalan MK saat ini tinggal mengembalikan kepercayaan publik. Apalagi, menurut dia, MK akan menjadi bagian yang akan dilibatkan dalam penyelesaian sengketa pemilu.

“Yang penting sekarang adalah bagaimana MK membangun citra dan perbaiki kinerja serta integritas para hakim konstitusi yang dengannya masyarakat bisa memiliki kepercayaan yang lebih baik lagi,” jelas Abdul Mu’ti.

“Dan masih kemudian MK kita harapkan menjadi mahkamah yang beberapa hal nanti akan terlibat dalam penyelesaian sengketa pemilu. Karena itu, maka bagaimana MK itu dapat perbaiki dirinya, meningkatkan kualitas kinerja dan integritas para anggotanya menjadi kunci MK tetap mendapatkan kepercayaan dari masyarakat,” imbuhnya.(SW)