Lasarus juga mempertanyakan apakah anggaran tersebut sudah termasuk perabotan di dalamnya atau hanya mencakup biaya konstruksi saja, menyoroti kebutuhan untuk transparansi dan pengelolaan anggaran yang efisien dalam proyek besar seperti ini. Kementerian PUPR belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rincian anggaran yang dimaksud.

Tanggapan publik terhadap proyek ini bervariasi. Beberapa pihak menyoroti pentingnya memastikan bahwa biaya konstruksi digunakan dengan efisien dan bahwa proyek tersebut memberikan nilai yang baik untuk uang rakyat. Sementara itu, ada juga yang mengapresiasi langkah pemerintah dalam memajukan infrastruktur negara melalui pembangunan di IKN sebagai upaya untuk mengurangi kesenjangan wilayah dan mempromosikan pertumbuhan ekonomi di luar Jawa.

Dalam konteks pembangunan yang lebih luas, pemerintah menegaskan bahwa proyek-proyek infrastruktur seperti pembangunan rumah menteri di IKN adalah bagian dari upaya lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup dan memajukan pembangunan nasional. Proyek ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga menjadi contoh penggunaan sumber daya negara yang bertanggung jawab dan transparan.