kabarfaktual.com – Lantai beton yang mulai mengalami kerusakan tidak selamanya harus direnovasi total. Beberapa cara bisa dilakukan untuk memperbaiki sekaligus meningkatkan umur pakainya, seperti menggunakan pengeras beton berkualitas.
Cara-cara lain dapat dilihat dalam ulasan menarik ini. Selain biaya, hal tersebut bisa menghemat waktu terutama jika lantai perlu segera digunakan.
Cara Memperbaiki dan Meningkatkan Umur Lantai Beton
Lantai beton menjadi salah satu fondasi utama di berbagai struktur bangunan, seperti industri maupun garasi. Itulah mengapa kondisinya perlu diperhatikan. Bila tanda kerusakan sudah mulai muncul, Anda perlu segera memperbaikinya.
Perbaikan ini tidak selalu harus renovasi total. Berbagai cara bisa dilakukan bila memang kerusakan belum terlalu parah, seperti:
-
Mengaplikasikan Pengeras Beton atau Floor Hardener
Saat ini, ada berbagai floor hardener yang bisa digunakan untuk memperbaiki lantai berbasis beton. Sesuai namanya, bahan ini bertujuan untuk meningkatkan kekerasan dan ketahanan terhadap abrasi sehingga lebih kuat dalam menghadapi benturan.
Selain itu, bahan tersebut juga dapat mengurangi debu, memperpanjang umur lantai, dan membuat permukaan menjadi lebih mudah dibersihkan, rata, serta padat. Jadi, permukaan beton akan lebih awet dan tidak sulit untuk dirawat.
Pilih floor hardener berkualitas agar hasilnya lebih maksimal. Selain itu, pilih juga jenis sesuai dengan tantangan yang dihadapi oleh lantai beton. Jangan lupa aplikasikan sesuai dengan petunjuk dari produsen.
-
Reinforcement Permukaan dengan Floor Hardener Tambahan
Pengeras lantai beton juga bisa digunakan sebagai reinforcement permukaan atau lapisan tambahan. Caranya dengan melapisi permukaan dengan bahan tersebut sesuai dengan kebutuhan dan aturan pakai.
Proses ini bisa meningkatkan ketahanan lantai terhadap abrasi, gesekan, dan beban berat. Tidak hanya itu, lapisan lantai juga lebih mudah dirawat dan anti-debu karena pengeras beton tersebut mampu menyegel pori-pori.
-
Aplikasi Coating atau Pelapis Pelindung
Bahan lain yang layak dipertimbangkan untuk memperbaiki kerusakan pada lantai beton adalah coating atau pelapis pelindung. Bahan tersebut mampu melapisi lantai secara efektif untuk mencegah keretakan, cairan yang merusak struktur, dan keausan.
Selain itu, Anda juga bisa menggunakan sealer yang didesain khusus untuk beton agar daya tahannya meningkat sehingga dapat terlindungi dari noda. Bahan ini bisa diaplikasikan setiap beberapa tahun sekali.

-
Menutup dan Memperbaiki Kerusakan Sedini Mungkin
Bila kerusakan sudah terlihat, jangan tunda untuk memperbaikinya. Penundaan perbaikan bisa membuat kerusakan menjadi lebih parah hingga memerlukan renovasi total yang tentu akan membutuhkan waktu dan biaya lebih besar.
Caranya pun tergantung kerusakan yang dialami. Contohnya bila lantai mengalami retakan rambut atau kecil, Anda bisa menggunakan epoxy yang diinjeksi atau mortar khusus sehingga bisa meresap ke dalam celah.
Jika permukaan mengalami pengeroposan hingga membentuk honeycomb, teknik patching dapat digunakan. Teknik ini membutuhkan epoxy khusus yang lebih kental atau mortar polymer-modified.
-
Hindari Beban Berlebihan pada Lantai
Setiap lantai mempunyai batas berat maksimal untuk ditahan olehnya. Hal ini tergantung dari struktur dan bahan yang digunakan. Maka dari itu, pahami aspek tersebut dan hindari beban berlebihan.
Bila harus atau bahkan terpaksa meletakkan barang berat, Anda bisa menyebarkan bebannya ke area yang luas dengan alat khusus, seperti palet. Dengan demikian, bobotnya tidak bertumpu pada satu area kecil saja.
Selain itu, hindari juga untuk menjatuhkan benda berat ke atas lantai karena dapat merusaknya dalam waktu singkat. Lalu, matikan mesin yang bergetar keras saat tidak digunakan agar tidak menggerus permukaan.
-
Program Maintenance Rutin
Canangkan program maintenance rutin untuk merawat lantai beton, mulai dari harian, mingguan, hingga tahunan. Misalnya adalah menyapu dan membersihkan tumpahan air maupun zat kimia lainnya dari permukaan dengan bahan yang aman.
Lalu, lakukan pengecekan secara berkala. Bila ada keretakan, segeralah untuk menjadwalkan perbaikan sebelum meluas ke area lainnya. Begitu pula bila ada area yang tergerus hingga menimbulkan lubang.
Gunakan bahan-bahan aman bagi lantai selama melakukan maintenance. Contohnya adalah pembersih dengan pH netral karena asam dan basa dapat merusak permukaannya. Jangan biarkan juga lantai basah atau tergenang air dalam waktu lama.
Rawat Lantai Beton Anda dengan Sika!
Dari ulasan di atas dapat diketahui bahwa ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk merawat dan meningkatkan umur lantai beton tanpa renovasi total. Cara-cara ini bisa dimaksimalkan jika Anda menggunakan produk berkualitas dari Sika.
Salah satu produknya adalah Sikafloor® SynTop-103. Pengeras beton ini mempunyai ketahanan terhadap abrasi yang tinggi dan permukaan rapat sehingga mencegah masuknya zat cair. Sifat non-metalik membuatnya sulit korosi dan mengalami perubahan warna.
Sika® Chapdur® juga memiliki ketahanan terhadap abrasi, impact, dan oli. Pelapis ini mampu mengurangi debu permukaan dengan hasil finishing seragam bila dihasilkan dengan benar. Aplikasinya cukup mudah serta dapat dikombinasikan dengan Sikafloor®-933 Densifier.
Lalu, ada Sikafloor® CC 700 yang dapat memperkuat lantai berpori, tahan terhadap abrasi, serta mayoritas asam, alkali, dan zat-zat kimia lainnya sehingga cocok bagi permukaan beton lama. Menariknya, produk ini bisa mengurangi biaya perawatan lantai.
Di sisi lain, Sika telah berpengalaman selama 115 tahun dalam menangani aneka proyek global. Salah satunya adalah Pabrik Produksi Volkswagen di Polandia. Sika juga merupakan pencetus semen waterproofing pertama di Indonesia yang cocok untuk aneka kebutuhan.
Dengan pengeras beton dari Sika, permukaan beton menjadi lebih awet tanpa harus renovasi total. Itulah mengapa, Anda tidak perlu menunggu lebih lama lagi untuk menggunakannya! Hubungi kami jika Anda membutuhkan konsultasi lebih lanjut.
Tinggalkan Balasan