Beranda / Regional / Tujuh Rumah di Mamuju Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan

Tujuh Rumah di Mamuju Rusak Diterjang Angin Kencang dan Hujan

Tujuh rumah warga di Mamuju, Sulawesi Barat, rusak akibat angin kencang disertai hujan. Pemerintah daerah kini melakukan pendataan untuk penyaluran bantuan.
Diperbarui 29/09/2026 11:29 WIB

kabarfaktual.com – Sebanyak tujuh rumah warga di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang yang disertai hujan pada Senin (28/9/2026).

Kerusakan terjadi di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Rimuku, Simboro, dan Mamunyu. Tingkat kerusakan rumah warga bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang. Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap, bahkan ada yang roboh.

Pemerintah Kabupaten Mamuju langsung melakukan pendataan dan asesmen terhadap rumah warga yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan sekaligus menentukan kebutuhan penanganan dan bantuan bagi korban.

Jabatan Fungsional Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Mamuju, Andriani, mengatakan seluruh warga yang terdampak didata oleh petugas.

“Dalam rangka pendataan rumah korban bencana, kami data semua warga yang terdampak,” kata Andriani saat ditemui di lokasi, Senin (28/9/2026).

Dinas Perkim bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen terhadap kondisi bangunan yang terdampak.

Pendataan dilakukan dengan mengklasifikasikan tingkat kerusakan rumah, mulai dari ringan, sedang hingga berat. Hasil pendataan tersebut nantinya menjadi dasar pemerintah daerah dalam mengusulkan dan menyalurkan bantuan sesuai kondisi serta ketersediaan anggaran.

“Per kategori untuk mendapatkan bantuan, mulai dari kerusakan ringan, sedang dan berat. Kalau ada anggaran, nanti diberikan bantuan,” jelas Andriani.

Menurut dia, pendataan tetap dilakukan terhadap seluruh rumah terdampak, termasuk apabila belum tersedia anggaran untuk penanganan secara langsung.

“Walaupun tidak ada penanganan, tetap kami data untuk pengusulan bantuan,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Mamuju, Muh Taslim Sukirno, mengatakan pihaknya telah menyelesaikan asesmen di lapangan.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, bencana angin kencang tersebut berdampak terhadap 17 jiwa yang berasal dari delapan kepala keluarga.

Pemerintah daerah selanjutnya akan menindaklanjuti hasil asesmen dan pendataan untuk menentukan bentuk bantuan yang dapat diberikan kepada warga terdampak.

Penyaluran bantuan akan dilakukan setelah proses pendataan selesai dan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran daerah.

Pemerintah juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk yang dapat kembali terjadi, terutama angin kencang dan hujan yang berpotensi menimbulkan kerusakan di permukiman.

Baca Selanjutnya
Tujuh Rumah di Mamuju Rusak Diterjang Angin Kencang dan HujanRegional · 22 jam yang lalu

Berita Terkait