kabarfaktual.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Jalan Kaliwedah 1, Kelurahan Seringgu, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Minggu (13/9/2026) siang. Api sempat merembet mendekati permukiman warga sehingga memicu kepanikan.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.17 WIT. Kondisi cuaca yang panas disertai angin kencang membuat api dengan cepat membesar dan berpotensi meluas ke area di sekitar lokasi.
Warga yang melihat kebakaran kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada SPKT Polres Merauke untuk mendapatkan penanganan.
Personel kepolisian yang dipimpin Pamapta 1 Ipda Vijtor Merani bersama personel Pospol Samkai langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merauke untuk melakukan pemadaman.
“Kami langsung mendatangi lokasi bersama personel Pospol Samkai untuk melakukan penanganan,” ujar Ipda Vijtor.
Dalam proses pemadaman, Damkar dan BPBD Kabupaten Merauke masing-masing mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran ke titik api.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga mengatakan kecepatan koordinasi antara kepolisian, Damkar, dan BPBD menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas, mengingat lokasi kebakaran berada dekat dengan permukiman.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung bergerak ke lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar serta BPBD untuk melakukan pemadaman. Kecepatan dalam merespons sangat penting, terutama karena titik kebakaran berada tidak jauh dari permukiman warga,” kata Leonardo, Minggu sore.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas gabungan melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi kebakaran.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang masih menyala dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Kapolres menilai laporan cepat dari masyarakat turut membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas ke kawasan permukiman.
“Respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan salah satu kunci untuk mencegah kebakaran meluas, terutama ketika titik api berada di kawasan yang berdekatan dengan permukiman,” ujarnya.
Kapolres Merauke mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama ketika cuaca panas dan kondisi lingkungan kering.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Apabila melihat adanya titik api atau kepulan asap, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sebelum api meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman,” kata Leonardo.
Penanganan cepat diharapkan dapat mencegah kejadian serupa berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas dan mengancam keselamatan warga.




