Anies Baswedan Bertemu Presiden PKS dan AHY

JAKARTA – Anies Baswedan bertemu Presiden PKS dan AHY. Bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan Anies Baswedan bertemu dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu semalam di DPP PKS. Kedatangan Anies dalam rangka membawa nota kesepahaman atau MoU 3 partai ‘Koalisi Perubahan’ untuk ditandatangani Syaikhu.

“Alhamdulillah tadi malam Pak Anies Baswedan datang ke kantor DPTP PKS menemui Presiden Ahmad Syaikhu bakda tarawih. Dan tadi malam juga, Presiden Ahmad Syaikhu sudah menandatangani dokumen MoU 3 partai koalisi pengusung Anies Baswedan. Jadi, alhamdulillah 3 partai sudah signed semua,” kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman dikonfirmasi, Kamis (23/3/2023).

Sohibul menyebut kedatangan Anies sudah diagendakan sejak deklarasi dukungan PKS pada Februari lalu. Anies dan Ahmad Syaikhu sempat belum bertemu lantaran mempunyai agenda masing-masing yang tak bisa dihindarkan.

“Sesuai kesepakatan tim kecil koalisi, dokumen itu harus disirkulirkan oleh Anies ke para pimpinan parpol koalisi. Kebetulan awal Maret itu Anies ada undangan ke Australia, dan sehari sebelum Anies kembali ke Tanah Air Presiden Ahmad Syaikhu harus pergi ke Amerika bersama rombongan Komisi I DPR RI dan rombongan FPKS,” kata Sohibul.

Meski demikian, Anies dan Syaikhu sudah bertemu semalam. PKS menandatangani MoU atau nota kesepahaman Koalisi Perubahan tersebut.

“Lalu setelah keduanya berada di Tanah Air pun mereka sibuk kunjungan keluar kota sesuai agenda masing-masing. Nah, tadi malam alhamdulillah keduanya bisa menyempatkan diri bertemu, padahal Presiden Syaikhu juga jam 20.00 WIB baru kembali dari Cirebon. Tapi akhirnya, sekitar jam 22.00 mereka bertemu di kantor PKS dan dokumen pun ditandatangani. Alhamdulillah,” ujarnya.

Baca Juga:   Digadang Capres 2024, Anies Sasaran Tembak KPK

Sementara Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di pendopo rumah Anies. Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsy menilai hal tersebut wajar.

“Kebetulan saja mungkin, kita sama-sama wajar,” kata Aboe di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/3/2023).

Aboe mengatakan PKS tak hadir karena memiliki jadwal lain. Dia mengatakan pertemuan antara pimpinan partai ‘Kolaisi Perubahan’ dengan Anies bakal lebih sering terjadi karena sedang persiapan deklarasi.

“Pastilah kita akan silahturahmi terus apalagi kita lagi mengatur kekuatan kebersamaan persiapan untuk deklarasi, dan sebagainya, pasti kita harus lebih banyak silahturahmi,” ujar Aboe.

Aboe mengatakan tak ada masalah terkait pertemuan itu. Dia mengatakan hubungan antara PKS, Demokrat dan NasDem baik-baik saja.

“Nggak ada masalah lah kenapa emang, baik-baik saja, kita saling trust, saling percaya. Pastinya kita akan terus silahturahmi, akan rutin ke Mas AHY maupun ke Anies,” tutur Aboe.

Sebelumnya, bakal calon presiden (capres) 2024 Koalisi Perubahan Anies Baswedan menerima kunjungan AHY. Pertemuan keduanya berlangsung di rumah Anies di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Baca Juga:   Masyarakat Peduli Demokrasi Minta Jokowi Cuti Kalau Mau Endors Capres

“Terima kasih Mas AHY sudah menyempatkan hari ini datang ke rumah untuk tukar pikiran tentang berbagai hal yang berkaitan dengan kemajuan bangsa dan negara,” kata Anies di akun Instagram-nya seperti dilihat, Selasa (21/3).

Dalam pertemuan terlihat Sekjen Partai Demokrat Teuky Riefky dan Sudirman Said. Terlihat empat orang mendampingi pertemuan Anies dan AHY.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi langkah kita dan menjadikan hasil diskusi tadi sebagai bekal untuk membawa perubahan positif untuk Indonesia yang adil dan sejahtera,” ujar Anies.

Pertemuan Anies dan AHY berlangsung di dalam pendopo kayu. Dalam foto, Anies dan AHY terlihat saling memberikan hormat dan salam komando.(SW)