Beranda / Maluku / Bentrokan Warga di Seram Bagian Barat Akibat Karhutla, 27 Rumah Terbakar

Bentrokan Warga di Seram Bagian Barat Akibat Karhutla, 27 Rumah Terbakar

Bentrokan antarwarga Desa Lisabata dan Patahuwe di Seram Bagian Barat dipicu kebakaran lahan, menyebabkan 27 rumah terbakar dan empat orang mengalami luka.

Bentrokan pecah antara warga Desa Lisabata dan Desa Patahuwe di Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, pada Jumat (11/9/2026) malam. Insiden ini dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah perbatasan kedua desa tersebut.

Kebakaran lahan yang awalnya terjadi berkembang menjadi kesalahpahaman dan ketegangan antarwarga. Situasi yang memanas kemudian berujung pada aksi saling serang yang menyebabkan kerusakan material dan jatuhnya korban luka di kalangan warga.

Berdasarkan data kepolisian, sebanyak 27 rumah warga hangus terbakar akibat peristiwa tersebut. Selain itu, satu unit sepeda motor dilaporkan turut terbakar, sementara empat warga dari salah satu desa mengalami luka akibat terkena tembakan senapan angin.

Pengerahan Personel Keamanan

Menanggapi situasi yang memanas, Kodam XV/Pattimura mengerahkan 250 personel gabungan untuk memperkuat pengamanan di lokasi kejadian. Pasukan yang diterjunkan berasal dari Yonif TP 865/Satria Manewata, Kodim 1513/SBB, Polsek Taniwel, dan Brimob Piru.

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menyatakan bahwa pengerahan personel dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah meluasnya konflik. Pasukan ditempatkan pada sejumlah titik strategis yang menjadi akses pergerakan massa dari kedua desa.

Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto bersama Pangdam XV/Pattimura dan Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung telah turun langsung ke lokasi untuk mengendalikan situasi. Fokus utama aparat saat ini adalah memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali dan mencegah terjadinya bentrokan susulan.

Laman: 1 2

Baca Selanjutnya
Bentrokan Warga di Seram Bagian Barat Akibat Karhutla, 27 Rumah TerbakarMaluku · 2 jam yang lalu

Berita Terkait