Debat Capres 2024, Diserang Isu Toleransi, Anies Jawab Dirinya yang Paling Banyak Beri Izin Pendirian Gereja

JAKARTA – Sosok Anies Baswedan kerap diserang soal isu toleransi beragama. Termasuk pada debat capres 2024 ini. Anies diserangan terkait pendirian gereja. Serangan ini datang dari calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto.

Pada debat capres 2024 itu Prabowo bertanya kepada capres nomor urut 1 Anies Baswedan soal sulitnya mendirikan rumah ibadah. Anies pun mengatakan bahwa dirinya adalah Gubernur DKI Jakarta yang paling banyak memberikan izin pendirian rumah ibadah, termasuk gereja.

“Dalam sejarah Gubernur Jakarta yang paling banyak memberikan izin rumah ibadah adalah Gubernur Anies Baswedan,” kata Anies di panggung debat capres 2024, Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023) malam.

Anies mengatakan bahwa ia selalu ada ketika ada umat yang sulit mendirikan rumah ibadah. Anies tak membedakan umat agama apa.

“Termasuk ketika umat Islam mau mendirikan masjid tidak bisa mendapatkan izinnya, saya bicara. Ketika umat Kristen tidak bisa mendapatkan izinnya dari masyarakat, saya bicara,” katanya.

“Dan semuanya akhirnya mendapatkan izin untuk bisa beribadah,” lanjutnya.

Baca Juga:   Amali Resmi Mundur, Jokowi Bakal Lantik Menpora Baru

Sebelumnya Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto bertanya ke capres nomor urut 1 Anies Baswedan soal izin pembangunan tempat ibadah minoritas. Anies pun memamerkan capaiannya selama menjabat Gubernur DKI Jakarta.

“Saya ingin tanya, bagaimana tanggapan bapak tentang keluhan adanya kelompok-kelompok minoritas yang ingin membuat tempat ibadah tapi sangat sulit karena faktor-faktor yang dipersulit birokrasi dan sebagainya,” tanya Prabowo di panggung debat capres di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).

Anies kemudian menceritakan pengalamannya di Jakarta. Dia mengklaim menuntaskan izin gereja yang sudah antre selama puluhan tahun.

“Pak Prabowo, perlu kami sampaikan, ketika kami bertugas di Jakarta maka ada begitu banyak izin-izin gereja yang mandek 30 tahun, 40 tahun, dan tuntas dibereskan,” ucap Anies.

Anies juga menyebut kelompok agama lain turut mendapat izin untuk mendirikan rumah ibadah selama masa pemerintahannya di Jakarta. Dia mengatakan semua umat beragama dapat beribadah dengan tenang.

“Banyak kelompok agama, Hindu, Buddha, Kristen yang mengalami kesulitan mendirikan tempat ibadah, mereka menerima izin tempat ibadah dan mereka bisa beribadah dengan baik,” ucapnya.

Baca Juga:   Kelamaan Tarik Ulur Cawapres Anies, Koalisi Perubahan Makin Suram

“Dalam sejarah Gubernur Jakarta yang paling banyak memberikan izin tempat ibadah adalah Gubernur Anies Baswedan,” sambungnya.

Anies mengatakan dirinya menemui masyarakat ketikan ada masalah pendirian tempat ibadah. Dia mencontohkan dirinya menemui masyarakat saat ada kesulitan izin pendirian masjid dan gereja sehingga permasalahan selesai.

“Semua akhirnya dapat izin untuk beribadah,” ucapnya.(SW)