Tim mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) dan lima siswa SMA Negeri 1 Negara berhasil meraih Silver Medal dalam ajang 3rd International Student Summit (ISS) 2026. Kompetisi internasional tersebut berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 12 hingga 13 September 2026.
Prestasi ini menjadi pencapaian penting bagi pengungkapan Indonesia dalam menampilkan gagasan-gagasan inovatif di panggung dunia. Keberhasilan ini menunjukkan daya saing pelajar dan mahasiswa Indonesia dalam merumuskan solusi berbasis teknologi untuk tantangan global.
Tim mahasiswa UTU yang terdiri atas Cut Fitri Warahmah, Firda Usina, dan Muhammad Aditya Ilham berkompetisi dalam kategori Sosial dan Ekonomi. Mereka mengangkat karya berjudul Adaptive Digital Food Ecosystem Framework yang fokus pada ekosistem integrasi pangan digital untuk mendukung distribusi yang lebih efisien.
Gagasan tersebut dikembangkan dari platform AgriConnect dan YukMakan yang telah diuji coba dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari petani hingga konsumen. Ketua tim, Cut Fitri Warahmah, menyatakan bahwa medali perak ini merupakan hasil dari proses panjang pengembangan inovasi dan validasi pengguna di lapangan.
Inovasi Digital dan Pelestarian Budaya
Di sisi lain, lima siswa dari SMAN 1 Negara juga berhasil membawa pulang Medali Perak dalam ajang yang sama. Mereka mengangkat isu pelestarian Subak di Bali melalui pemanfaatan teknologi digital dan pariwisata berkelanjutan.
Keberhasilan kedua tim ini menegaskan pentingnya integrasi antara kearifan lokal dan teknologi modern dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Para peserta mendapatkan apresiasi atas kemampuan mereka dalam mengomunikasikan ide-ide kompleks di tingkat internasional.
Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi para pelajar dan mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan penelitian serta inovasi yang berdampak nyata. Tim UTU berencana untuk terus melanjutkan pengembangan ekosistem pangan digital pasca-kompetisi tersebut.




