Peringati World Rabies Day, Kementan dan Pemkab Bone Gelar Vaksinasi Hewan Massal

rabies
Polbangtan Gowa bekerjasama dengan pemerintah peringati Hari Rabies se-Dunia (World Rabies Day), Sabtu (7/10/2023). (Sumber: Humas Polbangtan)

BONE – Puncak peringatan Hari Rabies se-Dunia (World Rabies Day) dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Sabtu (7/10/2023).

Jurusan Peternakan, Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bone memperingati hari rabies dengan melaksanakan vaksinasi hewan massal.

Vaksinasi massal ini menjadi bagian dari pemecahan Rekor MURI diseluruh Indonesia dengan mengusung Tema: All for 1, One Health for all.

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Peternakan terlibat langsung dalam membantu vaksinasi massal yang digelar di Tribun Merdeka, Kabupaten Bone tersebut.

Partisipasi aktif para calon wirausaha tani millenial ini dalam vaksinasi massal mendapat apresiasi dan respon positif.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan estafet petani selanjutnya adalah pada pundak generasi muda.

“Mereka mempunyai inovasi dan gagasan kreatif yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan pertanian. Dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas untuk memajukan pertanian Indonesia secara modern dan berorientasi ekspor agar Indonesia menjadi negara agraris yang mandiri pangan,” ujar Dedi.

Hal senada disampaikan oleh Agusriadi M. Anim, Ketua Panitia pada Peringatan World Rabies Day Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bone.

Baca Juga:   Jadi Petani Pelopor, Kementan Beri Motivasi Mahasiswa Baru Polbangtan Di Bumi Kasuari

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dan partisipasi aktif dari mahasiswa Polbangtan Gowa dalam acara World Rabies Day 2023 tahun ini. Kehadiran rekan-rekan mahasiswa sangat membantu berlangsungnya acara dengan lancar dan kami berharap kerjasama ini dapat terus dilanjutkan dimasa yang akan datang,” katanya.

Sementara, Sekretaris Jurusan Peternakan Andi Triana mengatakan bahwa kerjasama berbagai pihak seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk bersama-sama mendukung upaya penanggulangan dan pemberantasan rabies di Indonesia. Ia juga mengapresiasi mahasiswa HMJ Peternakan atas keaktifannya dalam vaksinasi massal.

“Pemberantasan rabies melalui aksi sederhana yang aplikatif yaitu vaksinasi rabies. Kita berharap kedepannya bukan hanya kerjasama dalam bidang ini, tetapi bisa dikembangkan lagi dengan kerjasama dalam bidang lainnya dengan Pemerintah ataupun lembaga lainnya,” Jelasnya.

Dalam peringatan World Rabies Day di Kabupaten Bone di hadiri komunitas pecinta hewan seperti, Bone cat lover, Persatuan Olahraga Buru Babi (PORBI), Serama, Ayam Ketawa, Merpati Hias, Sugar Glider, dan Bone Pecinta Reptil (BOPER).

Baca Juga:   Dunia Internasional Akui Tiga Tahun Indonesia Swasembada Beras

Sebagai informasi, Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) diperingati tanggal 28 September setiap tahunnya, yang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap rabies yang merupakan penyakit yang mematikan dan harus diwaspadai.

Penyakit rabies disebabkan oleh infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonosis yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Virus rabies ditularkan ke manusia melalui gigitan hewan misalnya oleh anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar. Rabies disebut juga penyakit anjing gila.