kabarfaktual.com – Rocky Gerung resmi masuk ke jajaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setelah dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Rocky dilantik bersama 24 anggota Wantimpres lainnya. Dalam susunan baru tersebut, Pratikno dipercaya sebagai Ketua Wantimpres, sedangkan Hatta Rajasa menjabat Wakil Ketua. Pengangkatan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P Tahun 2026.
Pelantikan ini menjadi babak baru bagi Rocky Gerung yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai akademisi dan pengamat politik. Ia kerap menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah melalui berbagai forum dan media.
Sebelum resmi menjadi bagian dari Wantimpres, Rocky beberapa kali terlihat berada di lingkungan Istana. Salah satu momen tersebut terjadi pada 27 April 2026, ketika ia berbincang dengan Presiden Prabowo setelah menghadiri pelantikan sejumlah pejabat negara.
Saat itu, Rocky mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama mengenal Prabowo dan pernah menjadi rekan diskusi Presiden.
“Sama Pak Prabowo ya saya salaman tadi, dan Pak Prabowo kan teman saya diskusi dulu-dulu,” kata Rocky ketika itu.
Dalam kesempatan yang sama, Rocky juga menceritakan sapaan Prabowo kepadanya. Presiden disebut menyebut Rocky masih menjadi “disiden”, istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang berada dalam posisi berbeda atau tidak sejalan dengan pihak yang berkuasa.
“Pak Prabowo terima kasih hadir, dan ternyata Pak Rocky masih disiden,” ujar Rocky mengutip ucapan Prabowo saat itu.
Kini, posisi Rocky berubah secara formal. Ia tidak lagi hanya hadir sebagai pengamat yang memberikan kritik dari luar pemerintahan, tetapi menjadi bagian dari lembaga yang bertugas memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.
Dengan bergabungnya Rocky, Wantimpres era Prabowo kini diisi oleh sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, termasuk mantan pejabat negara, akademisi, tokoh agama, pengusaha, dan tokoh masyarakat.




