Melihat surat penonaktifannya viral di media sosial, Zulfan lantas menghubungi Surya Paloh. Dia menegaskan ke Surya Paloh bahwa cara kerja NasDem tidak profesional terkait surat penonaktifan dirinya tersebut.
“Saya bilang ke Pak Surya Paloh ‘cara kerja seperti ini partai tidak profesional, ya, ini pengelolaan sangat…’ Saya tidak mau bilang kampungan karena orang kampung kadang-kadang lebih pintar dari kita, tapi pengertiannya ini bukan partai modern lah. Ya itu yang saya, seperti yang hari ini (Jumat kemarin) saya ulas di detikcom itu lebih jelas lagi. Jadi setelah saya tahu dari medsos, saya diam saja, ini suatu kesalahan,” ucapnya.
Zulfan Lindan lalu ditanya terkait sosok yang menyebarkan surat tersebut ke media sosial. Dia lalu menyinggung pihak yang menyebarkan yakni menteri yang ketakutan kena reshuffle Jokowi.
“Begini jadi saya jelaskan, ada salah satu menteri yang terbirit birit ketakutan, dia mendengar dengar mau di-reshuffle sama Pak Jokowi,” ujar dia.
Dia tidak mau membeberkan siapa menteri tersebut. Namun, dia menyebut Johnny G Plate yang pastinya menyampaikan ke Ketum NasDem Surya Paloh bahwa Jokowi tidak terima dengan pernyataan dirinya soal Anies Baswedan antitesis Jokowi.
2 Komentar