kabarfaktual.com – PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Maret 2026. Kenaikan harga ini terjadi pada sejumlah produk, termasuk Pertamax, Pertamax Green, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Berdasarkan informasi yang dirilis, harga Pertamax yang sebelumnya pada 1 Februari 2026 dipatok Rp11.800 per liter, kini naik menjadi Rp12.300 per liter per 1 Maret 2026.

Sementara itu, harga Pertamax Green juga mengalami kenaikan. Jika pada 1 Februari lalu dijual Rp12.450 per liter, mulai 1 Maret 2026 harganya menjadi Rp12.900 per liter.

Kenaikan lebih signifikan terjadi pada produk solar nonsubsidi. Dexlite yang pada awal Februari dibanderol Rp13.250 per liter, kini menjadi Rp14.200 per liter. Adapun Pertamina Dex naik dari Rp13.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter.

Di sisi lain, produk BBM subsidi tidak mengalami perubahan harga. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sementara Biosolar tetap di harga Rp6.800 per liter.

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh Pertamina umumnya mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Dengan perubahan ini, masyarakat diimbau untuk memperhatikan kembali pengeluaran bahan bakar, terutama bagi pengguna BBM nonsubsidi. Sementara itu, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM subsidi guna menjaga daya beli masyarakat.