Gedung baru Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Salupangkang di Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, dilaporkan mengalami kerusakan struktural yang signifikan. Padahal, fasilitas kesehatan yang dibangun dengan anggaran Rp 6 miliar tersebut baru diresmikan pada 29 Januari 2024.
Kondisi bangunan yang retak parah ini memicu kekhawatiran di kalangan warga dan pasien yang hendak berobat. Akibat kerusakan tersebut, pihak pengelola memutuskan untuk mengosongkan gedung baru dan mengalihkan kembali pelayanan kesehatan ke gedung lama agar aktivitas medis tetap berjalan.
Kerusakan ditemukan pada berbagai bagian bangunan, mulai dari ruang pelayanan di lantai satu hingga ruang pegawai di lantai dua. Selain keretakan pada dinding, plafon bangunan juga tampak melengkung tidak beraturan, sementara sejumlah tiang penyangga utama turut mengalami keretakan yang mengkhawatirkan.
Desakan Penanganan dari DPRD
Menanggapi kondisi tersebut, Komisi III DPRD Kabupaten Mamuju Tengah telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Ketua Komisi III DPRD Mamuju Tengah, Herman MT, menyatakan bahwa bangunan tersebut sudah tidak layak huni berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan.
Dalam Rapat Dengar Pendapat yang digelar pada Jumat, 11 September 2026, Komisi III mendesak Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah untuk segera mengambil langkah konkret. Pihak DPRD menyerahkan keputusan teknis penanganan kepada pemerintah daerah, baik melalui opsi renovasi maupun pembongkaran total demi menjamin keselamatan masyarakat.




