kabarfaktual.com – Tim para bulu tangkis Indonesia mengandalkan nomor ganda campuran dan ganda putri untuk meraih medali emas pada Asian Para Games 2026. Kedua nomor tersebut menjadi tumpuan utama dalam upaya memenuhi target medali yang telah ditetapkan.
Koordinator Pelatih Para Bulu Tangkis Indonesia, Jarot Hernowo, mengatakan Indonesia menurunkan 15 atlet pada ajang olahraga terbesar se-Asia bagi atlet penyandang disabilitas tersebut. Tim para bulu tangkis ditargetkan membawa pulang 10 medali, terdiri atas dua emas, dua perak, dan enam perunggu.
Jarot menyebut ganda campuran dan ganda putri memiliki peluang besar untuk menyumbangkan medali emas. Meski demikian, ia berharap nomor lain juga mampu memberikan kejutan, termasuk ganda putra yang akan menjalani debutnya di Asian Para Games.
Nomor baru tersebut menggunakan klasifikasi SL3-SL5, berbeda dari klasifikasi sebelumnya, SL3-SU4. Jarot optimistis Indonesia memiliki peluang bersaing setelah menunjukkan hasil positif dalam rangkaian uji coba.
“Kelas baru ini kebetulan dari empat kali try out, kita mendapatkan medali emas. Jadi harapan kami masih bisa bertahan sampai di sini,” kata Jarot dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Jarot menilai persaingan para bulu tangkis pada Asian Para Games 2026 berlangsung cukup merata. Menurut dia, belum ada satu negara yang mendominasi seluruh nomor pertandingan.
Peta persaingan tersebut dinilai tidak jauh berbeda dari Asian Para Games 2022 di Hangzhou, China.
“Kurang lebih sama. Ada 6 kategori di sini, putra-putri, berarti 12 nomor tunggal. Itu pun persaingannya merata. Tidak ada dominasi satu negara untuk seluruh nomor,” ungkapnya.
Meski persaingan relatif terbuka, Jarot menyebut India dan Malaysia sebagai dua negara yang perlu diwaspadai. Kedua negara tersebut dinilai memiliki kekuatan pada sejumlah nomor yang menjadi andalan Indonesia.
“Biasanya dari India dan Malaysia. Mereka kuat di nomor-nomor unggulan kami. Itu pesaing utama kami di situ,” jelas Jarot.
Kendati menghadapi persaingan ketat, tim pelatih tetap optimistis para atlet Indonesia mampu memenuhi target dan membawa pulang medali dari ajang tersebut.
Optimisme serupa disampaikan atlet para bulu tangkis Indonesia, Subhan. Atlet klasifikasi short stature atau bertubuh pendek itu mengaku persiapannya untuk menghadapi Asian Para Games 2026 telah mencapai sekitar 90 persen.
Subhan mengatakan, persiapan panjang yang telah dijalani kini difokuskan pada pemeliharaan kondisi fisik agar tetap bugar serta penyesuaian diri dengan kondisi cuaca di lokasi pertandingan.
“Persiapan ini cukup lama, 90 persen persiapannya sudah cukup. Persiapannya untuk menjaga badan biar tetap fresh, menstabilkan diri dengan cuaca di sini, karena cuacanya beda,” kata Subhan.
Pada Asian Para Games 2022 di Hangzhou, Subhan berhasil meraih dua medali di klasifikasi SH6, yakni satu medali emas dan satu perunggu.
Berbekal pengalaman tersebut serta sederet prestasi di tingkat dunia, Subhan bertekad mempertahankan gelar juara yang pernah diraihnya di China.
“Kalau buat event ini, targetnya mempertahankan juara yang dulu di China. Mudah-mudahan bisa mempertahankan juara itu,” tuturnya.
Dengan mengandalkan ganda campuran, ganda putri, serta peluang dari nomor-nomor lainnya, para bulu tangkis Indonesia berharap dapat memenuhi target dua medali emas sekaligus memperkuat pencapaian kontingen Merah Putih di Asian Para Games 2026.




