Beranda / Pendidikan / Kapolri Ajak Mahasiswa UMSU Bersiap Hadapi Perkembangan Teknologi Kecerdasan Buatan

Kapolri Ajak Mahasiswa UMSU Bersiap Hadapi Perkembangan Teknologi Kecerdasan Buatan

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak mahasiswa UMSU untuk mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
Diperbarui 29/09/2026 19:34 WIB

kabarfaktual.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengingatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat, khususnya kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Pesan tersebut disampaikan Listyo Sigit saat memberikan kuliah umum dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMSU di Medan, Senin (28/9/2026).

Kapolri mengatakan perkembangan AI telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan. Karena itu, generasi muda perlu memiliki kemampuan beradaptasi agar dapat memanfaatkan teknologi secara tepat sekaligus memahami risiko yang muncul.

“Ini tantangan buat adik-adik (mahasiswa UMSU), karena kita memasuki dunia AI. Untuk itu, harus siap menghadapi semua itu,” ujar Kapolri saat memberikan kuliah umum.

Menurut Listyo Sigit, kemajuan teknologi tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan berbagai bentuk kejahatan.

Ia menyoroti salah satu modus kejahatan yang memanfaatkan media sosial dan teknologi digital, termasuk dalam perdagangan narkoba. Pelaku dapat menggunakan media sosial untuk menyamarkan aktivitas ilegal dan mengarahkan calon korban ke ruang komunikasi yang lebih privat.

“Jadi, (itu) diiklankan di media sosial dengan tersamar, dengan pembayarannya dengan kripto, kemudian mengajak ke ruang privasi tertentu,” ucapnya.

Kapolri menilai pemahaman terhadap teknologi digital menjadi penting bagi mahasiswa agar mereka mampu mengenali potensi ancaman di ruang siber. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu generasi muda menghindari berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi, baik sebagai korban maupun pelaku.

Memasuki dunia perguruan tinggi juga menuntut mahasiswa untuk mampu beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung cepat. Selain memperoleh pengetahuan akademik, mahasiswa perlu mengembangkan kemampuan komunikasi, organisasi, dan keterampilan lainnya sebagai bekal menghadapi dunia kerja.

Kapolri mendorong mahasiswa agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk kegiatan yang produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pemahaman terhadap perkembangan AI dan teknologi digital dinilai menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan dunia kerja dan kehidupan sosial.

Melalui kegiatan PKKMB, mahasiswa baru diharapkan memperoleh bekal tidak hanya mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi, tetapi juga wawasan mengenai tantangan yang akan mereka hadapi setelah menyelesaikan pendidikan.

Kesiapan menghadapi perkembangan teknologi, disertai kemampuan mengenali risiko kejahatan digital, menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa untuk berperan secara positif di tengah masyarakat digital yang terus berkembang.

Baca Selanjutnya
Kapolri Ajak Mahasiswa UMSU Bersiap Hadapi Perkembangan Teknologi Kecerdasan Buatan Kapolri Ajak Mahasiswa UMSU Bersiap Hadapi Perkembangan Teknologi Kecerdasan BuatanPendidikan · 4 jam yang lalu

Berita Terkait