Daerah  

Komisi IV DPRD Manado Rapat Dengar Pendapat Bersama Dinkes dan RS Siloam

RAPAT Dengar Pendapat Komisi IV, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado bersama Rumah Sakit (RS) Siloam dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado, Kamis 25 Februari 2021 di ruang sidang paripurna terkait pembahasan penanganan pasien covid-19.

Perwakilan RS Siloam nampak menjelaskan terkait penanganan pasien covid-19 kepada Komisi IV.

Rapat Dengar Pendapat tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi IV, Yanti Kumendong, Sekretaris ZakariasTatukude, beserta 3 anggota Komisi, Sony Lela, Rosalita Manday, dan Nur Amalia. Sementara mewakili Dinas Kesehatan, dr Kapoh bersama perwakilan dari RS Siloam.

Personil Komisi IV DPRD Manado mempertanyakan terkait penanganan pasien covid-19.

Anggota DPRD Manado yang juga anggota Komisi IV, Nur Amalia pada kesempatan tersebut mempertanyakan terkait penanganan pasien covid-19. “Apakah pasien covid-19 benar-benar sesuai dengan penanganan oleh pihak rumah sakit dan pemerintah. Terus, Bagaimana dengan pasien covid-19 yang terdaftar di BPJS,” terangnya.

Dinas Kesehatan Kota Manado juga ikut Rapat Dengar Pendapat terkait pembahasan penanganan pasien covid-19.

dr Kapoh yang mewakili Dinas Kesehatan Kota Manado menjelaskan, bahwa pada dasarnya pasien covid-19 ada rujukan dari Rumah Sakit untuk melakukan penanganan pasien, serta ada aturan yang disusun dengan tujuan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi masyarakat.

Baca Juga:   Bali Paling Siap Gelar Munas Kadin di Pandemi Covid-19

Komisi IV DPRD Manado menindaklanjuti hasil Dengar Pendapat dengan RS Siloam dan Dinkes.

“Aturan yang disusun itu karena akan ada tujuan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi masyarakat yang menjadi tanggung jawab negara. Kesejahteraan dan keadilan sosial bagi masyarakat adalah tanggungjawab negara. Untuk itu aturan disusun,” jelasnya.(lipsus/*)