JAKARTA – Parah, 84 persen demokrasi Indonesia dibiayai cukong. Hal ini dikatakan Menko Polhukam Mahfud Md. Ia menuturkan, berdasarkan hasil perhitungan, 84 persen kepala daerah di Indonesia dibiayai cukong untuk maju pilkada.
Imbasnya kata Mahfud Md, setelah terpilih, para calon kepala daerah ini akan memberi imbalan balik kepada cukong yang membiayainya tersebut.
“Itu hasil simulasi saya dengan anak-anak LSM. Kalau hitung-hitungan KPK, 84 persen kepala daerah terpilih karena cukong. Itu angka dari KPK,” ucap Mahfud MD.
Dikatakan Mahfud MD demokrasi Indonesia memang tidak baik-baik saja. “Demokrasi kita enggak sehat, demokrasi jual beli,” lanjutnya.
Mahfud lantas menyinggung uang hasil tindakan haram tak akan membuat hidup manusia tenang. Bahkan, menurut Mahfud, sesudah pensiun harus mencari bekingan agar tetap aman.
“Kalau kamu peroleh sesuatu secara tak benar, tidurnya enggak nyenyak. Kalau sudah pensiun nyari pengawal. Sesudah tak punya ‘beking’ jadi tak aman, dikorbankan temannya sendiri. Itulah permainan,” imbuhnya.
Tinggalkan Balasan