kabarfaktual.com, Maros – Sebanyak 240 mahasiswa Tingkat I dan Tingkat II Jurusan Peternakan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa mengikuti kegiatan praktik lapangan di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran langsung di dunia usaha dan dunia industri peternakan.

Mahasiswa didampingi oleh dosen dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Jurusan Peternakan selama pelaksanaan kegiatan. Dari total peserta, sebanyak 19 mahasiswa melaksanakan kunjungan di PT Ciomas Adisatwa Unit Maros, 185 mahasiswa mengikuti praktik lapangan di UPT Pelayanan Inseminasi Buatan dan Produksi Semen serta UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak, sementara 36 mahasiswa lainnya melakukan kunjungan ke PT Pattallassang Mandiri Sejahtera.

Ketua Jurusan Peternakan Polbangtan Gowa, Andi Triana, mengatakan bahwa kegiatan praktik lapangan merupakan bagian dari implementasi kurikulum yang dirancang untuk menjembatani teori yang diperoleh mahasiswa di kelas dengan kondisi nyata di lapangan.

“Melalui kegiatan praktik kunjungan lapangan ini, kami berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri masa kini,” ujarnya.

Mahasiswa Polbangtan Kementan Melakukan Praktik Lapangan. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Menurutnya, pengalaman langsung di dunia usaha dan dunia industri akan membantu mahasiswa memahami berbagai tantangan sektor peternakan sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.

“Kegiatan kunjungan praktik ini merupakan implementasi nyata dari kurikulum Jurusan Peternakan untuk menjembatani teori di ruang kuliah dengan realitas di dunia nyata. Pengalaman langsung melalui kunjungan praktik diharapkan dapat mengasah daya kritis dan kemampuan problem-solving mahasiswa terhadap dinamika dan tantangan riil di lapangan maupun di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Gunadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan mahasiswa Polbangtan Gowa ke UPT Instalasi Pucak.

Dalam arahannya, Gunadi menjelaskan bahwa peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengunjungi unit pembibitan ternak dan unit inseminasi buatan yang ada di lokasi. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk tetap mengikuti arahan pendamping dan mematuhi prosedur biosekuriti yang berlaku guna menjaga kesehatan ternak dan keamanan instalasi.

Selain memperoleh materi mengenai pembibitan ternak dan reproduksi ternak, mahasiswa juga mendapatkan penjelasan terkait manajemen hijauan pakan ternak, teknologi inseminasi buatan, serta pengelolaan usaha peternakan modern yang diterapkan pada masing-masing lokasi kunjungan.

Menariknya, di ketiga lokasi praktik lapangan tersebut terdapat alumni Jurusan Peternakan Polbangtan Gowa yang telah diterima bekerja dan berkarier di dunia industri maupun instansi pemerintah. Keberadaan alumni menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa bahwa kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Polbangtan Gowa memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, Polbangtan Gowa terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik sebagai upaya mencetak sumber daya manusia peternakan yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan sektor peternakan modern. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan industri diharapkan mampu mendukung lahirnya lulusan yang unggul serta berdaya saing tinggi di dunia kerja.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan Kunjungan praktik lapangan merupakan bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia pertanian yang unggul dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat melihat secara langsung penerapan teknologi dan manajemen usaha peternakan, sehingga memiliki bekal yang kuat untuk menjadi penggerak pembangunan pertanian dan peternakan Indonesia

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP),Idha Widi Arsanti, mengatakan Praktik lapangan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk memahami kondisi dunia usaha dan dunia industri peternakan. Kegiatan ini menjadi sarana penguatan kompetensi, keterampilan, dan profesionalisme mahasiswa sebagai calon SDM pertanian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan sektor peternakan.”

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Mohammad Amin, menyampaikan Kunjungan praktik lapangan mahasiswa jurusan peternakan merupakan implementasi pembelajaran vokasi yang mengintegrasikan teori dengan praktik. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan wawasan, keterampilan teknis, dan kesiapan kerja sehingga menjadi lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pengembangan peternakan nasional.