kabarfaktual.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan era disrupsi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Kuliah Umum Spesial dalam rangka Semarak Dies Natalis ke-8 Polbangtan Gowa yang mengusung tema “Mahasiswa sebagai Benteng Bangsa: Peran Generasi Muda dalam Pencegahan Narkoba dan Judi Online”, di Aula Syekh Yusuf Polbangtan Gowa, Kamis (2/7).
Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran mahasiswa sebagai agent of change dan social control di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital yang menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan, termasuk meningkatnya ancaman penyalahgunaan narkoba dan maraknya judi online.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa mahasiswa merupakan aset bangsa yang memegang peranan penting dalam menjaga masa depan Indonesia. Menurutnya, narkoba dan judi online bukan sekadar persoalan individu, melainkan ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia dan ketahanan nasional.
“Mahasiswa harus menjadi benteng bangsa dengan mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan narkoba dan judi online. Jadilah pelopor gaya hidup sehat, bijak memanfaatkan teknologi digital, berani menolak narkoba, serta tidak terjerumus dalam praktik judi online. Edukasi kepada teman sebaya, keluarga, dan masyarakat merupakan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan sosial,” tegas Mentan Amran.

Ia juga mengajak generasi muda menjadikan ilmu pengetahuan, inovasi, dan semangat pengabdian sebagai modal utama untuk membangun Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat menuju Indonesia Emas 2045.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul, tetapi juga agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurutnya, di era digital mahasiswa harus memiliki karakter yang kuat, integritas tinggi, serta kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terjebak dalam penyalahgunaan narkoba maupun praktik judi online.
“Di lingkungan pendidikan vokasi pertanian, kami terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, memperkuat karakter, serta memanfaatkan teknologi secara bijak guna mendukung inovasi dan pembangunan sektor pertanian. Generasi muda yang sehat secara fisik, mental, dan moral menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menegaskan bahwa mahasiswa harus unggul tidak hanya dalam kompetensi akademik, tetapi juga dalam integritas, karakter, dan kepedulian sosial.
“Kampus harus menjadi benteng moral dalam menghadapi berbagai penyimpangan sosial. Semangat membangun negeri melalui sektor pertanian harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter agar lahir generasi muda yang adaptif, inovatif, dan bertanggung jawab,” katanya.
Kuliah umum menghadirkan Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Satgas Anti Narkoba Nasional, A. Amar Ma’ruf Sulaiman, SE., BBUSSMAN., MH, sebagai narasumber utama. Ia memaparkan berbagai dampak buruk narkoba dan judi online terhadap kesehatan, kehidupan sosial, ekonomi, hingga konsekuensi hukum yang mengancam para pelakunya.
Ia juga menjelaskan berbagai langkah penguatan pengawasan dan penegakan hukum yang dilakukan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan aparat penegak hukum untuk memberantas peredaran narkoba serta praktik judi online di Indonesia.
Kuliah umum dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur III Polbangtan Gowa Kisman Awaluddin Arsyad.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ancaman narkoba dan judi online merupakan persoalan serius yang harus dihadapi bersama.
“Sebagai kampus vokasi, Polbangtan Gowa tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis di bidang pertanian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, disiplin, integritas, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial. Kami berharap lulusan Polbangtan Gowa menjadi profesional yang kompeten sekaligus teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui kuliah umum ini, Polbangtan Gowa kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul dalam kompetensi pertanian, berkarakter kuat, mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, serta siap menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan sosial dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Mengusung semangat “Dari Kampus untuk Negeri”, Polbangtan Gowa terus mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, berintegritas, inovatif, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan pertanian sekaligus benteng bangsa menghadapi berbagai tantangan di era digital.
Tinggalkan Balasan