kabarfaktual.com, Gowa – Dalam momentum perayaan Dies Natalis ke-8, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa memperkuat komitmennya dalam meningkatkan daya saing lulusan melalui perluasan jejaring Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polbangtan Gowa dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yawata Edukasi Senter yang dilaksanakan di Aula Syekh Yusuf, Kampus I Polbangtan Gowa, Jumat (26/6/2026).
Kerja sama strategis ini bertujuan untuk membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni Polbangtan Gowa dalam memperoleh pelatihan, sertifikasi, hingga kesempatan bekerja di Jepang, khususnya pada sektor pertanian dan peternakan. LPK Yawata Edukasi Senter sendiri merupakan lembaga yang memiliki fokus pada pelatihan bahasa, pembekalan kompetensi, serta fasilitasi penempatan tenaga kerja dan peserta magang ke Jepang.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui kolaborasi strategis dengan berbagai mitra, termasuk dunia usaha dan dunia industri, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia pertanian Indonesia.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa sinergi program Kementerian Pertanian dengan berbagai pemangku kepentingan merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan pertanian dan pencapaian swasembada pangan nasional, termasuk melalui penguatan kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa kolaborasi antara pendidikan vokasi dan industri menjadi salah satu strategi penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita. Dalam kesempatan tersebut, Sartika menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan talenta-talenta muda pertanian Indonesia dengan kebutuhan tenaga kerja profesional di Jepang.
“Alumni Polbangtan Gowa yang telah berhasil bekerja di berbagai perusahaan pertanian di Jepang membuktikan bahwa lulusan pendidikan vokasi pertanian Indonesia memiliki daya saing global. Melalui kerja sama dengan LPK Yawata Edukasi Senter, kami ingin menghadirkan jalur yang lebih terstruktur bagi mahasiswa dan alumni untuk memperoleh pelatihan, sertifikasi, serta kesempatan berkarier di Jepang,” ujarnya.
Melalui sinergi antara kompetensi akademik vokasi yang dimiliki Polbangtan Gowa dan pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh LPK Yawata Edukasi Senter, diharapkan dapat tercipta sumber daya manusia pertanian yang profesional, kompeten, dan siap bersaing di tingkat internasional.
Nota Kesepahaman yang berlaku selama lima tahun ini mencakup pelaksanaan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan fokus pada pengembangan bidang pertanian dan peternakan, termasuk pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kompetensi lulusan.
Keberhasilan Polbangtan Gowa dalam mengantarkan lulusannya ke pasar kerja internasional bukanlah hal baru. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Polbangtan Gowa telah berhasil mengantarkan sedikitnya 25 alumni untuk bekerja di berbagai perusahaan di Jepang, baik pada sektor pertanian maupun peternakan yang tersebar di sejumlah prefektur.
Melalui kerja sama strategis ini, Polbangtan Gowa optimistis dapat memperluas peluang kerja internasional bagi lulusan sekaligus memperkuat posisi pendidikan vokasi pertanian Indonesia dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing global.
Tinggalkan Balasan