kabarfaktual.com — Nama Prima Setya Abdi Negara, SE mulai menjadi perhatian dalam dinamika politik Sulawesi Tenggara, khususnya menjelang kontestasi kepemimpinan di Kabupaten Kolaka Timur. Sosok yang dikenal memiliki pengalaman di sektor perbankan, dunia usaha, organisasi kepemudaan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan ini disebut-sebut sebagai salah satu putra daerah yang digadang-gadang maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Kolaka Timur.
Lahir di Kendari pada 9 Desember 1988, Prima memiliki perjalanan profesional yang cukup beragam. Pengalamannya tidak hanya terbentuk dari dunia kerja, tetapi juga melalui aktivitas organisasi dan keterlibatan di tengah masyarakat.
Kombinasi pengalaman tersebut menjadi modal yang kini menarik perhatian publik, terutama karena Prima dinilai memiliki rekam perjalanan yang bersentuhan dengan sektor ekonomi, kepemudaan, dunia usaha dan kegiatan sosial.
Sebelum terjun lebih jauh ke dunia usaha dan organisasi, Prima mengawali karier profesionalnya sebagai Field Researcher Daerah di Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pada 2008–2010.
Pengalaman tersebut kemudian berlanjut ketika ia dipercaya menjadi Field Manager di The Haluoleo Institute pada 2010–2011. Kiprah di bidang riset dan survei memberikan pengalaman awal bagi Prima dalam memahami dinamika sosial serta karakter masyarakat di daerah.
Setelah itu, perjalanan profesionalnya berlanjut di sektor perbankan melalui PT Bank Sultra. Prima tercatat pernah menjadi pegawai Bank Sultra pada 2011.
Kariernya di lingkungan perbankan kemudian berkembang. Pada 2016–2019, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Unit PT Bank Sultra Cabang Pembantu Rate-Rate. Selanjutnya, pada 2019–2021, ia menjabat sebagai Kepala Unit PT Bank Sultra Unit Rumah Sakit Konawe.
Pengalaman tersebut mempertemukannya secara langsung dengan berbagai aktivitas pelayanan, pengelolaan unit kerja dan kebutuhan masyarakat di sektor jasa keuangan.
Setelah menempuh pengalaman di sektor perbankan, Prima kemudian memperluas kiprahnya ke dunia usaha.
Sejak 2022, ia tercatat sebagai Direktur Utama PT Investama Media Indonesia. Setahun kemudian, pada 2023, ia dipercaya sebagai Direktur Utama PT Media Suara Karsa.
Perjalanan di dunia usaha tersebut melengkapi pengalaman Prima di sektor profesional. Jika sebelumnya banyak berkutat dengan pelayanan dan pengelolaan di sektor perbankan, kiprahnya sebagai pimpinan perusahaan memberikan pengalaman tambahan dalam aspek manajemen, pengembangan usaha dan pengambilan keputusan strategis.
Selain dunia profesional dan usaha, aktivitas organisasi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Prima.
Ia pernah dipercaya sebagai Ketua AMPI Kolaka Timur periode 2019–2022. Keterlibatannya dalam organisasi kepemudaan tersebut membuat namanya cukup dekat dengan aktivitas pemuda dan kemasyarakatan di Kolaka Timur.
Saat ini, Prima juga tercatat sebagai Ketua Pemuda Pancasila Kota Kendari. Di luar organisasi tersebut, ia tercatat terlibat dalam Yayasan Haidan, menjadi pendiri Komunitas Anadalo Kendari, serta menjabat sebagai Dewan Pembina Ligantara Institute.
Rangkaian aktivitas tersebut menunjukkan bahwa perjalanan Prima tidak hanya berlangsung di ruang profesional, tetapi juga di lingkungan organisasi dan komunitas.
Di balik perjalanan karier dan organisasinya, Prima juga memiliki kehidupan keluarga yang berada dalam lingkungan profesional dan pelayanan publik.
Prima tercatat telah menikah dengan Kompol Sri Endang Fajar Ningsih, S.I.K., M.H., seorang perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia berpangkat Komisaris Polisi (Kompol). Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai tiga orang anak.
Latar belakang sang istri sebagai perwira kepolisian menjadi bagian dari perjalanan keluarga Prima yang juga bersinggungan dengan lingkungan pelayanan kepada masyarakat.
Pengalaman organisasi dan kemasyarakatan menjadi salah satu aspek yang ingin dibawa Prima dalam kiprahnya ke depan.
Dalam profilnya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, pemuda dan berbagai elemen lainnya dalam mendorong pembangunan daerah.
Bagi Prima, pembangunan daerah tidak semata-mata membutuhkan kemampuan mengelola pemerintahan, tetapi juga membutuhkan sinergi dan keterlibatan berbagai kelompok masyarakat.
Semangat tersebut tercermin dalam prinsip yang diusungnya: melayani, membangun, berkeadilan dan berkolaborasi.
Dengan keterkaitan yang kuat dengan Sulawesi Tenggara serta pengalaman organisasi di Kolaka Timur, Prima membawa semangat untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Ia mengusung slogan:
“Bersama Membangun Kolaka Timur, Lebih Maju, Sejahtera & Berkeadilan.”
Bila benar-benar maju dalam kontestasi politik, pengalaman Prima di sektor perbankan, dunia usaha, organisasi kepemudaan dan kegiatan sosial akan menjadi bagian dari modal yang dibawanya ke arena politik.
Namun, dinamika politik masih terus berkembang. Peta dukungan, komunikasi politik, keputusan partai serta proses pencalonan nantinya akan menjadi faktor penting yang menentukan sejauh mana peluang tersebut berkembang.
Yang jelas, dengan latar belakang sebagai profesional, pengusaha, aktivis organisasi dan putra daerah, nama Prima Setya Abdi Negara kini menjadi salah satu sosok yang menarik untuk diperhatikan dalam dinamika menuju kepemimpinan Kolaka Timur.
Kehadirannya menambah warna dalam pembicaraan mengenai figur-figur yang berpotensi mengambil peran lebih besar dalam menentukan arah pembangunan Kolaka Timur ke depan.
Tinggalkan Balasan