“Rupanya pikiran F gusar dan berusaha terus mencari tahu karena saat tim tindak KPK melakukan penggeledahan di Kementerian ESDM, mereka menemukan dokumen yang isinya info terkait dengan kegiatan lidik KPK. Padahal info tersebut bersifat ‘rahasia & hanya ditujukan untuk internal pimpinan KPK,” cuit akun tersebut.

Masih dalam cuitan tersebut, dinarasikan dokumen itu diperoleh oleh seseorang berinisial M yang didapat dari seseorang berinisial F. Disebutkan dalam cuitan itu bahwa dokumen itu berisi agar seseorang IS berhati-hati dan melakukan antisipasi terhadap upaya penindakan oleh tim KPK.

“Jelas sekali bahwa dokumen tersebut diperoleh dari M dan M mendapatkannya dari F. Tujuan penyampaian dokumen berisi informasi penyelidikan tersebut agar IS berhati-hati dan melakukan antisipasi terhadap upaya tim penindakan KPK,” cuit akun tersebut.

Cuitan itu turut dibagikan Novel Baswedan. Dia merujuk cuitan itu sebagai penjelasan lengkap proses pembocoran dokumen KPK.

“Penjelasan lengkap mengenai bagaimana proses pembocoran dokumen rahasia yang dilakukan Pimpinan KPK terhadap kasus di Kementerian ESDM. Mari simak twit di bawah ini,” kata Novel. Novel telah mengizinkan cuitannya untuk dikutip.