Novel: Kredibilitas KPK Rusak Karena Firli Berbohong di DPR

JAKARTA – Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan mengungkapkan kebohongan yang diucapkan pimpinan lembaga antirasuah tersebut, Firli Bahuri. Kebohongan yang menurut Novel Baswedan diucapkan pria berusia 59 tahun itu membuatnya meragukan keredibilitas ketua KPK pada saat ini.

Novel Baswedan berujar jika Firli Bahuri memberkan laporan palsu. Salah satu yang disorot yaitu mengenai transaksi mencurigakan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Firli Bahuri mengungkapkan di DPR adanya transaksi mencurigakan yang dilakukan oleh 16 pejabat Kemenkeu. Dari 16 orang tersebut, dua diantaranya yaitu Istadi Prahastanto dan Heru Sumarwanto.

Dari penjabaran yang disebutkan Firli Bahuri, Istadi Prahastanto dan Heru Sumarwanto berstatus terpidana. Namun, pernyataan yang diberikan oleh ketua KPK tersebut dianggap suatu kebohongan oleh Novel Baswedan.

Menurut Novel Baswedan, Istadi Prahastanto dan Heru Sumarwanto masih berstatus tersangka. Bahkan, ia menyebutkan jika perkembangan penyidikannya masih belum jelas.

“Laporan2 bohong ala Firli ini bbrp kali dilakukan. Blm pernah KPK bohong dlm laporan kpd Publik, baik langsung maupun melalui DPR, sebelum era Firli,” kata Novel Baswedan.

Baca Juga:   Irjen Teddy Minahasa Bantah Pengedar Narkoba

Dari kebohongan yang dianggap dilakukan oleh Firli Bahuri, Novel Baswedan pun mempertanyaka kredibilitas pria asal Prabumulih itu. Bahkan, ia tidak yakin jika Firli Bahuri mampu memberantas korupsi.

“Lalu mau memberantas korupsi?? Yang benar saja,” ucap Novel Baswedan dikutip dari akun Twitter miliknya.(SW)