Sandiaga Tak Jadi, PPP Jajaki ke ET

JAKARTA – Setelah Sandiaga Uno memutuskan tetap setia di Gerindra, PPP tak henti berusaha mencari figur. Kini giliran Erick Thohir ( ET) yang dilirik.

Menteri BUMN Erick Thohir hadir saat perayaan hari lahir (harlah) PPP di Cilegon, Banten. PPP mengakui menjajaki nama Erick Thohir untuk Pilpres 2024.

Hadirnya Erick Thohir di acara hari lahir PPP diunggah oleh Ketua DPP PPP Achmad Baidoi atau Awiek di akun media sosialnya, seperti dilihat Minggu (29/1/2023). Awiek foto bersama Erick Thohir di atas panggung mengenakan pakaian bernuansa hijau.

“Ini di harlah PPP ke 50 di Kota Cilegon cc @DPP_PPP @FraksiPPPDPRRI @erickthohir sebagai ikhtiar untuk membesarkan partai warisan ulama,” kata Awiek dalam keterangannya yang dibagikan kepada wartawan.

Awiek menjelaskan bahwa PPP belum menentukan capres-cawapres. Perlu diingat, PPP juga tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Partai Golkar dan PAN, punya mekanisme koalisi untuk menentukan pasangan Pilpres 2024.

“Tapi ini menjadi bagian dari penjajakan figur @erickthohir,” ujar Awiek.

Baca Juga:   Budiman Sudjatmiko Tak Lapor ke PDIP Saat bertemu Prabowo

Di hadapan kader PPP saat acara di Cilegon, Awiek mengatakan Erick Thohir memaparkan mengenai pengembangan ekonomi umat. Erick merupakan Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

PPP mengakui menjajaki nama Erick Thohir untuk Pilpres 2024. (Instagram achbaidowi_awiek)

“@erickthohir merupakan tokoh potensial untuk 2024,” ucap Awiek.

Dalam salah satu unggah di media sosialnya, Awiek menyertakan foto kaus bertuliskan ‘pETiga’. Di kaus itu tertera gambar Erick Thohir mengenakan peci hitam dengan lambang PPP.

“Nama @erickthohir termasuk salah satu tokoh yang dimonitor perkembangannya oleh KIB,” imbuhnya.

Erick Thohir sendiri menjadi figur calon wakil presiden (cawapres) potensial di Pilpres 2024 dari beberapa survei. Namun Erick mengaku saat ini masih ingin fokus terhadap ketahanan energi dan pangan nasional.

“Ya kita fokus kerja dulu ya, fokus ketahanan energi kita dan tentu pangan nasional. Ekonomi nasional. Kalaupun nyalon kalau tak ada pendukung buat apa?,” Kata Erick Thohir.(SW)