Sowan ke Gus Mus, Ganjar Ogah Tanggapi Survei Tertinggi

JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah yang juga bakal capres dari PDIP Ganjar Pranowo mengunjungi KH. Mustofa Bisri atau Gus Mus di komplek Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Kabupaten Rembang, Rabu (3/5).

Ganjar datang mengenakan kemeja batik dan peci hitam. Dia diterima ruang tamu oleh Gus Mus yang langsung merangkulnya.

“Sehat nggih, Gus,” ucap Ganjar seperti diberitakan Antara.

Keduanya lalu duduk berdampingan. Gus Mus yang berbusana serba putih langsung menepuk paha Ganjar sambil menyampaikan kondisinya.

“Sehat, sehat. Alhamdulillah, selama Ramadan kemarin ya sehat,” ucap tokoh NU ini.

Mereka berbincang selama kurang lebih dua jam. Ganjar lalu berpamitan untuk melanjutkan perjalanan menyambangi KH. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha).

Ganjar mengatakan kunjungannya ke kediaman Gus Mus untuk silaturahim dan halalbihalal.

“Ya halalbihalal, syawalan, ya sungkem sama Gus Mus. Bahas sambal terong,” ujarnya.

Saat ditanya apakah membahas politik, Ganjar mengungkapkan bahwa obrolan dengan Gus Mus selalu hal-hal yang ringan serta lucu.

“Saya kalau ke tempat Mbah Mus itu, obrolan-nya obrolan yang lucu-lucu yang menarik, bukan yang berat-berat. Jadi obrolan-nya ya enteng-enteng. Justru yang ditanyakan itu, ‘Ibuk’e ndi kok ora melu’ (Bu Atikoh mana, kok tidak ikut), gitu,” ungkapnya.

Baca Juga:   Puan Soal Kaesang: Kalau Mau, Masuk PDIP Dulu

Politikus PDI Perjuangan itu juga mengaku tidak ada pesan khusus yang disampaikan Gus Mus mengenai dirinya yang akan menjadi calon presiden.

Ganjar sempat ditanya wartawan mengenai kandidat bakal calon wakil presiden yang akan mendampinginya maju Pilpres mendatang. Ganjar yang enggan menjawab pertanyaan tersebut, kemudian disahut oleh Gus Mus.

“Cawapres’e ‘aku wae, wis aku wae’ (cawapres-nya saya saja, sudah saya saja),” seloroh Gus Mus.

Sementara itu dalam rilis hasil survei Indikator Politik, Ganjar meraih elektabilitas tertinggi sebesar 33,2 persen. Ganjar mengalahkan Prabowo yang peroleh elektabilitas 30,4 persen dan Anies dengan 21,5 persen.

Ganjar tidak bicara banyak saat disinggung soal perolehan elektabilitas yang tinggi, mengalahkan Prabowo dan Anies. Ia bahkan hanya memberi respons singkat perihal perolehan elektabilitas tersebut.

“Makasih,” kata Ganjar saat diminta tanggapan soal perolehan elektabilitas dalam rilis survei Indikator Politik..

Sebelumnya, Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas capres 2024. Survei terbaru Indikator itu dilakukan pada 11-17 April itu.

Baca Juga:   Kalah di MK Soal Sistem Pemilu, PDIP Kedepankan Dialog

Responden yang dilibatkan dalam survei sebanyak 1.220 responden. Survei dilakukan dengan cara wawancara tatap muka oleh pewawancara yang terlatih.(SW)