Bacapres PDIP Ganjar Safari Politik ke Banten

JAKARTA – Bakal calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo melanjutkan safari politiknya hari ini, Sabtu, 27 Mei 2023. Ganjar dijadwalkan mengunjungi Provinsi Banten untuk menggelar konsolidasi partai dan bertemu tokoh-tokoh setempat.

Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi menyebut Ganjar sebagai kader terbaik. Sebab, kata dia, Ganjar sudah diberi mandat oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sebagai bacapres.

“Ganjar akan menyapa sekitar 2.500 kader dan simpatisan partai di kantor DPD PDIP Banten di Serang,” kata Ade dalam keterangannya, Sabtu, 27 Mei 2023.

Ade menyebut kader PDIP Banten membutuhkan pandangan dari Ganjar. Di sisi lain, Ade menyebut kadernya punya tugas penting mengenalkan Ganjar ke masyarakat. Upaya memperkenalkan Ganjar ini akan berlangsung dua tahap. Pertama, mengenalkan Ganjar di internal. Selanjutnya, internal partai mensosialisasikan Ganjar kepada masyarakat.

“Selain itu kader partai tentunya membaur dengan masyarakat sekaligus penyebaran alat peraga dan sebagainya sehingga akan semakin kenal dengan Pak Ganjar,” ujar Ade.

Ganjar turut dijadwalkan bertemu dengan jajaran pengurus DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banten. PPP telah bekerja sama dengan PDIP untuk mengusung Ganjar pada Pilpres 2024.

Selain itu, Ganjar juga bakal menyapa 11 organ relawan pendukungnya. “Dia juga akan melanjutkan kunjungan dengan bertemu tokoh Banten, seperti jawara, kepala desa, seni budaya dan lain-lain di Gor Stadion Maulana Yusuf,” kata Ade.

Baca Juga:   Survei Membuktikan, Ganjar - Prabowo Bisa Menang Jika Diduetkan

Setelah mendapatkan mandat dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai bakal calon presiden, Ganjar Pranowo, telah melaksanakan safari ke sejumlah daerah. Selain Banten, Ganjar sebelumnya juga telah mengunjungi beberapa provinsi seperti Jawa Timur, Sulawesi Utara dan Sumatera Selatan.

Dalam safari politiknya, Ganjar juga menyempatkan hadir ke kantor-kantor Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di daerah tersebut. PPP sebelumnya juga telah mendeklarasikan dukungannya kepada Ganjar untuk menjadi bakal calon presiden pada Pilpres 2024.

Meskipun rajin melakukan safari politik, sejumlah lembaga survei justru menyebut elektabilitas Ganjar saat ini dalam tren negatif alias turun. Ganjar bahkan berhasil disalip oleh bakal calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebut turunnya elektabilitas Ganjar disebabkan tiga faktor. Pertama, masyarakat menilai Ganjar sebagai penyebab gagalnya pergelaran Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Pria yang identik dengan rambut berwarna putih itu, bersama Gubernur Bali I Wayan Koster yang juga kader PDIP, sebelumnya memang menyuarakan penolakan kehadiran Timnas Israel di Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Penolakan itu membuat FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah.

Baca Juga:   PDIP Lirik Ridwan Kamil untuk Cawapres Ganjar

Faktor kedua, menurut LSI, masyarakat menilai Ganjar sebagai petugas partai. Hal itu dinilai melemahkan posisi Ganjar.

“Ini membuat Ganjar tidak kuat karena keputusan Ganjar harus meminta surat tugas ke Ketum Partai. Bahkan ada presespsi yang menyebut Ganjar boneka partai,” kata peneliti LSI, Adjie Alfaraby dalam pemaparannya, jumat pekan lalu, 19 Mei 2023.

Ketiga, Ganjar Pranowo dinilai gagal mengatasi masalah kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah yang dia pimpin. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Tengah menjadi daerah termiskin kedua di Indonesia saat ini.

Padahal menurut Adjie, penanganan kemiskinan merupakan isu penting dan prioritas. Sehingga sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode, Ganjar Pranowo dianggap gagal menangani isu kemiskinan.(SW)