PKS Siapkan Nama Penjabat Gubernur DKI Gantikan Anies

JAKARTA – PKS siapkan nama Penjabat Gubernur DKI gantikan Anies yang akan berakhir masa jabatannya Oktober 2022 mendatang.

Sejumlah partai telah mengantongi nama-nama yang bakal dijadikan Penjabat Gubernur DKI Jakarta. Termasuk PKS. Kriterianya harus dekat dengan warga DKI dan siap kerja keras.

PKS akan mengungkap nama-nama calon Penjabat Gubernur DKI tersebut pada rapat pimpinan gabungan (rapimgab) nanti.
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Ahmad Yani mengatakan pihaknya juga mempertimbangkan untuk mengusulkan empat nama yang masuk dalam bursa Pj Gubernur DKI.

“Nama-nama itu semuanya jika telah memenuhi syarat dan sesuai aturan yang berlaku bisa saja diajukan untuk menjadi calon Penjabat Gubernur DKI ,” kata Yani kepada wartawan, Jumat (9/9/2022).

Adapun keempat nama itu yakni 4 Kasatpres Heru Budi Hartono; Sekda DKI Jakarta Marullah Matali; Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Informasi dan Komunikasi Juri Ardiantoro; dan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Bahtiar.

Namun Yani mengatakan nama-nama yang ada masih akan dibahas dalam rapat pimpinan gabungan di DPRD DKI.

Baca Juga:   Anies Baswedan Capres Nasdem, Saling Sahut Djelantik dan Bestari

“Ini kan baru calon Pj tentunya nanti bisa saja ada calon yang lain. Dari nama-nama yang ada dan masuk ke DPRD tentunya akan dibahas di DPRD melalui rapat pimpinan,” ujarnya.

Yani belum menyebut nama-nama yang akan diusulkan untuk menjadi calon Pj Gubernur DKI. Namun, dia mengatakan 4 nama yang masuk bursa Pj Gubenur DKI tadi termasuk yang dipertimbangkan PKS.

“Tentunya kami dari F-PKS akan menyodorkan calon Pj Gubernur yang memiliki kompetensi, netral dan profesional dan dapat menjalankan tugasnya dengan baik untuk melanjutkan pembangunan di DKI,” ujarnya.

“Tunggu saja nanti dalam pembahasan rapat pimpinan di DPRD. Termasuk dalam 4 nama di atas,” lanjut Yani.

Sementara itu Politikus senior M Taufik menilai ada sejumlah kriteria yang mesti dipenuhi oleh Pj Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan. Menurutnya, Pj Gubernur haruslah sosok yang memiliki kedekatan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ngomongin kriteria menurut saya ini, kriteria pertama adalah orang yang punya kompetensi terkait pemerintahan. Kedua, orang yang paham soal Jakarta. Yang ketiga, orang yang paham soal pemerintahan di DKI Jakarta. Yang keempat, orang yang dekat Presiden,” kata M Taufik saat dihubungi, Jumat (9/9/2022).

Baca Juga:   TKN Bantah Baliho Prabowo - Gibran Dipasang Anggota Polri

Anggota DPRD DKI itu menjelaskan alasan pentingnya faktor kedekatan dengan Presiden. Sebab, kata M Taufik, seluruh proses penentuan Pj Gubernur akan bermuara pada pilihan Jokowi.

Mantan Wakil Ketua DPRD DKI dua periode itu memandang sosok Kasetpres Heru yang paling mendekati kriteria yang dimaksud. Selain mengantongi pengalaman di pemerintahan Jakarta, Heru saat ini menjadi orang kepercayaan Jokowi.(SW)