Hengkang dari Golkar, TGB Gabung Perindo Jadi Ketua Harian

JAKARTA- Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi atau yang dikenal pula dengan julukan Tuan Guru Bajang (TGB) mundur dari Partai Golkar. Ia mundur dari Golkar bergabung ke Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Alasannya, punya visi sama dengan Harry Tanoesoedibjo (HT).

TGB mengaku telah menyampaikan pengunduran dirinya sebagai kader Golkar ke Ketua Umum Airlangga Hartarto.

Di Perindo TGB menjabat Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo . Secara simbolis, dalam pelantikan, HT mengenakan jaket kebesaran Partai Perindo ke TGB.

Pelantikan ini digelar di Jakarta Concert Hall, Inews Tower Lantai 14 Kompleks MNC Center, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/8/2022).

Dalam kesempatan itu, TGB pun mengungkapkan alasannya memilih Partai Perindo sebagai partai politik pilihannya.

“Mengapa memilih berkhidmat melalui Partai Perindo? Partai politik insya Allah semuanya baik, dan semua yakin bahwa semua pemimpin parpol berikhtiar maksimal untuk kemajuan Indonesia,” kata TGB.

“Namun, di tengah kesamaan itu, Perindo memiliki beberapa keunikan. Ada hal-hal yang fundamental yang menyebabkan tertarik untuk berkiprah dan berkhidmat melalui Partai Perindo,” ungkapnya.

Baca Juga:   Sambut HUT Ke-58, Golkar Konawe Gelar Jalan Sehat dan Bagikan 3.000 Kupon Undian

Adapun alasan yang menurutnya fundamental itu yakni, Partai Perindo sesuai namanya diharapkan mampu menjaga persatuan bangsa karena hanya dengan semangat persatuan, marwah Indonesia akan terjaga.

Alasan kedua, TGB menyebut bahwa Partai Perindo merupakan partai yang berlandaskan Pancasila. Menurutnya, dengan ber-Pancasila, Partai Perindo membuka ruang seluas-luasnya untuk seluruh anak bangsa berjuang bersama untuk Indonesia.

“Alasan lainnya, partai ini tidak berpanjang mengumbar janji. Hanya ada satu kata, tapi banyak makna, yakni politik untuk kesejahteraan, sehingga Partai Perindo telah menangkap esensi dari harapan masyarakat,” ujarnya.

“Saya sudah sampaikan [pengunduran diri] beberapa waktu lalu kepada Pak Ketum Golkar. Saya sudah lama enggak aktif di Partai Golkar. Dan beberapa waktu lalu sudah saya sampaikan ke Pak Ketum Golkar,” kata TGB.(SW)