Kementan Bersama Komisi IV DPR RI Latih Petani dan Penyuluh di Maluku Tengah

Maluku
Pelaksanaan Bimtek “Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh” di Kabupaten Maluku Tengah, Rabu-Kamis, (13-14/9/2023). (Sumber: Humas Polbangtan)

Maluku Tengah – Kementerian Pertanian RI kembali berkolaborasi dengan Komisi IV DPR RI menyelenggarakan Bimtek “Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh” di berbagai daerah.

Kali ini, Polbangtan Gowa sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian menggelar Bimtek di Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian saat ini memang terus berupaya membangun sektor pertanian di Indonesia melalui inovasi dan program-program yang berorientasi pada kesejahteraan petani.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu fokus Kementerian Pertanian.

“Peningkatan SDM yang profesional bisa dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, bimbingan teknis, maupun sertifikasi profesi, salah satunya untuk penyuluh dan petani” ujar Syahrul.

Senada dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengungkapkan program Bimtek bagi penyuluh merupakan sarana untuk mengupdate ilmu pengetahuan dan meningkatkan kapasitas.

“Bimtek bagi penyuluh merupakan sarana untuk mengupdate ilmu pengetahuan” ujar Dedi.

Digelar selama 2 hari pada 13-14 September 2023, Bimtek ini dihadiri oleh sekitar 500 peserta yang terdiri dari petani, penyuluh dan tokoh masyarakat di di tiga lokasi berbeda Desa saunulu, Desa Mosso kecamatan Tehoru, dan Desa Laimu Kecamatan Telutih, Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku.

Baca Juga:   Wujud Apresiasi Pemerintah Atas Kinerja Pertanian, Kementan Anugerahi Golden Certificate Untuk Penyuluh

Menurut Irfan Aryawiguna yang datang mewakili Direktur Polbangtan Gowa, tujuan dari Bimtek ini sendiri untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Sumber Daya Manusia pertanian.

“Bagaimana kita berinovasi mengikuti teknologi yang ada sekarang ini, karena semakin kita tidak mengikuti kebaharuan teknologi, kebaharuan pengetahuan maka kita akan semakin jauh tertinggal. Oleh karena itu maka kementerian pertanian berkolaborasi dengan komisi IV DPR RI untuk melaksanakan kegiatan bimtek ini.”

Irfan juga menambahkan potensi alam yang ada Kabupaten Maluku Tengah khususnya di bidang pertanian ini begitu luar biasa jika dikelola dengan baik.

“Keberagaman, potensi alam yang ada di Maluku tengah ini begitu luar biasa, bisa kita liat disini begitu banyak potensi lahan yang begitu subur, ada berbagai macam tanaman yang bisa tumbuh disini. Dengan potensi yang luar biasa ini, sangat disayangkan kalau kita tidak memanfaatkan dengan baik tidak mengelola dengan baik.”

Saadiah, Anggota Komisi IV DPR-RI mengapresiasi kehadiran Tim Polbangtan Gowa yang telah bekerjasama demi terlaksananya kegiatan Bimtek ini.

“Alhamdulillah kami bersama Tim Polbangtan Gowa yang sudah hadir serta bertemu petani petani dan penyuluh di desa pesisir yang ada Kabupaten Maluku tengah ini, bekerjasama demi terlaksananya Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh dan Petani, semoga apa yang menjadi tanggapan dan masukan dapat diterima, agar dapat lebih baik lagi untuk daerah kita” ujarnya.

Baca Juga:   Melalui Sekolah Lapangan Pertanian Organik, Kementan Dorong Penyuluh Sukseskan Program Pertanian

Mengakhiri arahannya, melalui Bimtek ini Saadiah berharap sektor-sektor pertanian kita semakin maju, mandiri dan modern.

“Harapan kami setelah bimtek petani dan penyuluh mempunyai pengetahuan yang lebih lagi, agar kesiapan Sumber Daya Manusia, petani dan penyuluh di masa yang akan datang mumpuni, punya daya saing dan punya ilmu yang cukup untuk menggarap lahan lahan pertanian sehingga meningkatkan produktivitas pertanian dan sektor-sektor pertanian kita semakin maju, mandiri, modern” tutupnya.